Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional PIF XXII

Published by admin on

Hay hay Pejuang Toga Fisika,

Kali ini mimin ingin mengajak kalian kenal lebih dengan Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN)  dalam rangkaian acara Pekan Ilmiah Fisika (PIF) XXII, berbeda dengan seminar nasional yang merupakan proker tahunan merupakandari departemen penalaran, LKTIN merupakan salah satu proker BSO KKIF Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY),  yang dilaksanakan pada 10 Oktober 2019 mulai pukul 19.00 WIB hingga 20.00 WIB,  diawali dengan Technical Meeting (TM) yang memaparkan MoU antara panitia dan finalis LKTIN PIF XXII. Selanjutnya pada 11 oktoberi 2019, diadakan sesi presentasi LKTIN PIF XXII dengan registrasi finalis pada pukul 07.00 – 07.30 WIB, dilanjutkan pembukaan oleh MC (Putra dan Heni), sambutan dari Pembimbing HIMAFI, Ibu Dyah Kurniawati Agustika, S. Si, M. Sc., ketua HIMAFI, Muhammad Rasadi Nico Kesna dan ketua Pekan Ilmiah Fisika XXII Cahyo Budi Aditya. Setelah sambutan-sambutan acara dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh saudara Muhammad Nur Irsyad Maulana dan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Silfani. Acara dilanjutkan dengan persentaasi oleh ke-6 finalis, urutan presentasi ditentukan oleh undian, juri mengambil undian untuk finalis yang akan presentasi pertama, setelah itu finalis pertama akan mengambil untuk yang kedua dan begitu seterusnya. Setelah itu dilanjutkan dengan persiapan field trip.

Pada Pukul 14.30 WIB, finalis dan panitia berangkat ke tempat field trip. Tujuan field trip yang pertama yaitu ke Tebing Breksi, yang kedua Candi Ijo dan dilanjutkan ke Malioboro. Di Tebing Breksi dan Candi Ijo finalis dipersilahkan untuk bersantai dan melakukan foto-foto setelah itu di Malioboro finalis dipersilahkan untuk membeli oleh-oleh dan jalan-jalan.
Kejuaraan Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional diumumkan bersamaan dengan acara Seminar Nasional Pekan Ilmiah Fisika XXII pada hari Sabtu, 12 Oktober 2019. Juara pertama, kedua, dan ketiga diraih kelompok yang diketuai oleh Furi Ningsih Sri Sukowati dari Universitas Negeri Yogyakarta, Ade Ilham Tamara K. dari Universitas Hasanudin, dan Zahrotul Firdaus dari Universitas Brawijaya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *